Lompat ke isi utama

Berita

Pembinaan Pengawasan Pemilu Partisipatif serta Sosialisasi Pemantau Pemilu kepada Alumni Sekolah Kader Partisipatif (SKPP) oleh Bawaslu Kabupaten Kediri

Kediri.bawaslu.go.id – Kediri. Kamis (25/8/2022) Bawaslu Kabupaten Kediri mengadakan kegiatan Pembinaaan Pengawasan Pemilu Partisipatif serta Sosialisasi Pemantau Pemilu kepada alumni sekolah kader pengawas partisipatif (SKPP) tahun 2021 dan juga ke beberapa organisasi kepemudaan yang ada dilingkup wilayah Kabupaten Kediri “Kami dari Bawaslu Kabupaten Kediri sangat berharap banyak kepada kaum muda untuk bisa ikut berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu partisipatif untuk bersama-sama mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil”. Ucap Sa’ida Ketua Bawaslu Kabupaten Kediri  dalam sambutannya Diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari alumni sekolah kader pengawas partisipatif tahun 2021 dan juga dari organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Nasional Mahasiswa (GMNI), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan juga Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IMM), kegiatan ini diawali materi yang dipaparkan oleh Ali Mashudi sebagai pemantik diskusi. Dalam Materinya, Ali mengatakan bahwa beberapa tantangan pengawasan partisipatif diantaranya, sikap apatis, belum pahamnya tentang regulasi-regulasi yang berlaku, tidak adanya wadah untuk ikut berpartisipasi, tidak adanya instrumen, dan juga pembiayaan. “pengawasan partisispatif bisa dilakukan dengan hal yang sangat sederhana seperti ikut mengawasi proses hitung suara di TPS setelah pencoblosan”. Ucap Ali Selain berdiskusi tentang peran kaum muda dalam pengawasan partisipatif juga dibahas isu-isu yang sedang hangat saat ini seperti kampanye di kampus yang berawal dari pertanyaaan salah satu peserta. Diakhir acara Bawaslu Kabupaten Kediri juga berharap partisipasi peserta untuk menjadi Pemantau pemilu tahun 2024.(faz/hdk)
Tag
Berita