Bawaslu Kabupaten Kediri Ikuti Daring Persiapan Riset Evaluasi Pilkada
|
Kediri.bawaslu.go.id- Badan Pengawas Pemilu Provinsi Jawa Timur menggelar daring persiapan evaluasi riset pilkada, Senin (11/5/2020). Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin membuka rapat koordinasi Penyiapan Riset Evaluasi Pilkada tahun 2015 dan 2018.
Menurut Afif, kerja riset yang dilakukan oleh Bawaslu merupakan bagian inovasi untuk memberikan manfaat terhadap penyelenggaraan pilkada di masa yang akan datang.
“ Riset ini sebagai langkah inovasi penyelenggaraan pilkada. Sekarang ini kita lakukan dengan lebih sistematis. Tidak semua orang bisa melakukan riset, tetapi jangan dijadikan dasar untuk tidak beraktivitas. Kita bisa belajar bersama,” ungkap Afif
Ketua bawaslu Provinsi Jawa Timur, Moh. Amin menyampaikan dalam sambutannya agenda riset yang akan dilakukan oleh Bawaslu Jatim, sebagai Tindak lanjut dari Surat Ederan Bawaslu RI. “Surat ederan Bawaslu RI Nomor 29 memerintahkan kepada Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia untuk melakukan Riset Evaluasi Pilkada serentak 2015-2018”
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Bawaslu Kabupaten Kediri, Ali Mashudi mengatakan “Penyiapan Riset Evaluasi Pilkada tahun 2015 dan 2018 menjadi penting untuk proses pengawasan Pilkada natinya, evaluasi ini bisa menjadi Analisis kritis dan reflektif untuk perbaikan pelaksanaan pilkada serentak di masa mendatang”
“ Sekarang kita kan dalam situasi yang tidak normal. Jarang terjadi situasi seperti ini. Akan banyak tema dan sudut pandang yang bisa diteliti dalam tahapan Pilkada 2020. Itu bisa dijadikan tema riset,” tambah Afif.
Masih menurut Afif, setiap daerah memiliki kekhasan untuk diteliti dan diangkat sebagai tema menarik. Untuk itu, ia mendorong ada publikasi sistematis terhadap kerja riset yang dilakukan. Ia juga telah menghitung, bahwa Bawaslu RI sendiri selama tiga tahun ini telah menerbitkan 40 buku.
“Kita hitung, ada 40 buku yang telah diterbitkan selama 3 tahun. Saya juga senang saat dari Kabupaten/Kota mengirimkan hasil karyanya ke Bawaslu RI,” ungkap Afif
Tidak lupa, pria kelahiran Sidoarjo ini juga memberikan motivasi agar memaksimalkan kerja dan kewenangan yang telah dimiliki.
“Saya menganalogikan dengan rumah. Kalau kita punya dua rumah, satu dipakai dan satunya tidak, nanti juga akan sama-sama rusak. Makanya kita maksimalkan kerja kita. Cara bersyukur yang paling baik adalah dengan terus berkarya,” pungkasnya.
Tag
Berita