Bawaslu Kabupaten Kediri Hadiri Sarasehan Bakesbangpol bertajuk “Menuju Pemilu dan Pemilukada Serentak yang Sejuk dan Damai di Kabupaten Kediri”
|
Kediri.bawaslu.go.id – Kediri. Senin (8/8/2022) Bawaslu Kabupaten Kediri hadir dalam undangan Bakesbangpol bertajuk sarasehan dengan tema “Menuju Pemilu dan Pemilukada Serentak yang Sejuk dan Damai di Kabupaten Kediri.” Yang diselenggarakan oleh Bakesbangpol Kabupaten Kediri di Marwah tirta dan Resto 3.
Hadir dalam kegiatan Plt. Kepala Bakesbangpol, DPRD Kab. Kediri, Polres Kediri, Polres Kediri Kota, Kodim 0809, KPU Kab. Kediri, Partai Politik Calon Peserta Pemilu 2024 diantaranya PDI-P, PKB, Golkar, PKS, Demokrat, Gerindra, Nasdem, PAN, PPP. Hadiri juga Ormas di wilayah Kabupaten Kediri diantaranya Pemuda Pancasila, Suar Indonesia, Pemuda Muhamadiyah, PHDI, Aisyiyah, Bamag, Fatayat NU, MLKI, LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia), PCNU, Padmi, Insani Bangsa.
Dr. Mohamad Solikin Plt Kepala Kesbangpol menyampaikan diantaranya: Kegiatan ini dilakukan diantaranya untuk mengantisipasi dan mengukur kesiapan pemerintah daerah dan stakeholder agar tidak terjadi perpecahan ditengah masyarakat dengan berkaca pada penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan tahun sebelumnya. Sebelum membuka acara secara resmi, solikin menyampaikan, Kedewasaan kita berpolitik menunjukkan kedewasaan dalam bernegara.
Hadir sebagai Narasumber, anggota DPRD Wasis, S.H., M.H dengan Tema "Peningkatan Pendidikan Politik Masyarakat", dalam materinya wasis menyampaikan diantaranya, "Pendidikan POLITIK tidak ada Bukunya, ada yang tidak pas kebijakan atau penyelenggaraannya saluran-nya melalui Demonstransi".
Narasumber Kedua Perwakilan Kodim 0809, Bangun Sulisdiarto dengan Tema "Harmonisasi TNI dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan Pemilu", dalam materinya beliau menyampaikan diantaranya "TNI-Polri tidak diperbolehkan menggunakan hak pilihnya, mohon untuk tidak menarik-narik kami ke dalam Politik, selanjutnya Bangun menyampaikan perlunya Pengamanan harus disosialisasikan. Supaya Pemilu berjalan tertib, lancar dan aman, Agar sesuai dengan rencana, Agar tidak terjadi pelanggaran, Agar bisa selesai tepat waktu dan tepat guna, dan Agar terpilih orang yang Kapabel.
Bangun Sulisdiarto meyampaikan yang terlibat dalam Pengamanan pemilu adalah secara langsung dilakukan oleh Polri dan Linmas dan Pengamanan tidak langsung dilakukan oleh TNI. Pedoman prajurit dalam Pemilu adalah tidak diperkenankan menjadi penyelenggara, menentukan hasil penghitungan, dan penyelenggara adhoc.
Diakhir materi Bangun Sulisdiarto menyampaikan,"Bagi tokoh-tokoh yang duduk diruang sini, Buatlah program untuk mempersatukan dan menyatukan elemen bangsa ini".
Narasumber Ketiga Perwakilan dari Polres Kediri, Dani Parijono, S.H (Kasat Intelkam) Polres Kediri dengan tema "Kesiapan Pengamanan Pemilu".
Dani Menyampaikan, Personil di Polres Kediri sejumlah 900 sekian, dengan 21 Kecamatan terdapat 19 Polsek, bagi Kecamatan yang tidak terdapat Polsek akan diback-up oleh Polsek terdekat.
Sebagai peserta, Ali Mashudi Anggota Bawaslu Kabupaten Kediri menyampaikan, dalam konteks Pemilu dan Pilkada utamanya pada Tahapan Kampanye soal STTPK perlunya Komunikasi yang intensif antara penyelenggara, Peserta dan Polres. Tahapan sudah dimulai dan sudah di launching sejak tanggal 14 Juni 2022, dimulai dari Tahapan Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, ada perbedaan teknis yang cukup signifikan antara pemilu 2019 dan 2024 dimana pada Pemilu 2019, Partai Politik tingkat Kabupaten/Kota menyerahkan persyaratan Keanggotaan di KPU Kabupaten/Kota, untuk Tahun 2024 dilakukan oleh Partai Politik tingkat Pusat kepada KPU RI. Dari sisi Pengawasan, kami melakukan identifikasi Potensi pelanggaran di masa pendaftaran, verifikasi dan Penetapan parpol. Ali Mashudi mengingatkan dan mengajak peserta yang hadir bahwa Bawaslu sudah membuka pendaftaran untuk Pemantau Pemilu, harapannya peserta yang hadir dapat berpartisipasi bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan Pemilu sebagai pemantau. Diakhir, Ali Mashudi menegaskan, SDM Bawaslu sedikit sehingga Kebutuhan akan berjejaring seluas-luasnya dengan berbagai pihak adalah keharusan.(hdk)
Tag
Berita